Wakil Bupati Bolsel: Covid-19 Berpengaruh pada Kebijakan Keuangan Negara, dan Daerah

BOLSEL, FINews.id- Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Deddy Abdul Hamid, didampingi Sekretaris Daerah Bolsel Marzanzius Ohy, Jumat tadi secara virtual lewat video conference bertempat di ruang rapat Badan Keuangan Pemkab Bolsel mengikuti rapat koordinasi (Rakor) pinjaman Pembangunan Ekonomi Nasional (PEN) Daerah (30/4).

Wakil Bupati dikesempatan itu menyampaikan bahwa pandemic Covid-19, telah berpengaruh pada kebijakan keuangan Negara, dan Daerah.

“Akibat Covid-19, sumber penerimaan anggaran dari Dana Transfer Umum yaitu Dana Alokasi Umum dan Dana Bagi Hasil juga Dana transfer Khusus mengalami pengurangan. Sementara di sisi lain Pendapatan Asli Daerah (PAD) belum mampu mengakomodir semua kebutuhan daerah,” kata Deddy.

Lanjut dia, refocusing dan realokasi anggaran juga turut mempengaruhi pemenuhan kebutuhan pembiayaan pembangunan daerah dalam RPJMD.

“Secara umum RPJMD Kabupaten Bolsel mencakup peningkatan kualitas hidup masyarakat, percepatan pembangunan daerah dengan pengembangan ekonomi lokal, pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur sosial dasar, ekonomi dan perhubungan, serta peningkatan infrastruktur administrasi kelembagaan pemerintah, hukum dan keamanan,” tambah Wakil Bupati.

Dia menjelaskan pinjaman daerah merupakan salah satu alternatif yang bisa digunakan untuk membiayai pembangunan dan percepatan pemulihan ekonomi daerah. Karena penggunaan pinjaman daerah digunakan untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur yang meliputi bidang Jalan, Kesehatan, Perikanan, Pariwisata dan Pasar, terang Deddy.

Sementara PT SMI sebagai penyalur dana pinjaman menjelaskan bahwa Pinjaman PEN tujuannya untuk pemulihan ekonomi daerah dan nasional sehingga ada kemudahan dan proses cepat sehingga dapat segera diserap, dieksekusi dan dilaksanakan. Untuk proses lebih lanjut dibutuhkan rincian data yang harus dilengkapi.

Turut hadir bersama Bupati dan Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Umum Rikson Paputungan, Inspektur Ridel Paputungan, Kaban Keuangan Lasya Mamonto, serta Kepala PD terkait.(nd)

Komentar Facebook