Bupati Bolsel Sampaikan Pidato Pengantar Rancangan Awal RPJMD Tahun 2021-2026

BOLSEL, FINews.id- Bupati Iskandar Kamaru, Jumat tadi mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dalam rangka Penyampaian Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bolsel Tahun 2021-2026. Tahap I (30/4).

Kegiatan bertempat di ruang sidang paripurna DPRD Kabupaten Bolsel, Kompleks Perkantoran Panango, Bupati dalam pengantarnya menegaskan bahwa Ranwal RPJMD Kabupaten Bolsel tahun 2021-2026 telah diawali dengan pelaksanaan konsultasi publik yang melibatkan semua stakeholder pembangunan.

Selanjutnya, Bupati menerangkan bahwa Ranwal RPJMD ini telah memuat visi pasangan BERKAH, yaitu terwujudnya Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan yang Bersatu, Berdaulat, Mandiri, Sejahtera, dan Berkepribadian, dengan semangat gotong royong yang berdasarkan Pancasila, tambahnya.

Bupati juga menyampaikan 5 misi kepemimpinan dia bersama Wakil Bupati dengan berfokus pada 11 Program Prioritas Daerah, yaitu:
1. Program Peningkatan Mutu dan Kualitas Pendidikan.
2. Program Pelayanan Kesehatan.
3. Program Peningkatan Sektor Pertanian.
4. Program Peningkatan Sektor Perikanan dan Kelautan.
5. Program Peningkatan Sektor UMKM.
6. Program Peningkatan Sektor Pariwisata.
7. Program Pembangunan Infrastruktur.
8. Program Perlindungan Sosial.
9. Program Pelestarian Lingkungan Hidup.
10. Program Peningkatan Tata Kelola Pemerintahan.
11. Program Peningkatan Ketahanan Pangan.

(foto istimewa/dok kominfo bsl)

(foto istimewa/dok kominfo bsl)

Sementara itu 3 Fraksi di DPRD, yaitu; Fraksi Trisakti, Fraksi Gerakan Golkar, dan Fraksi Restorasi Persatuan Kebangkitan menerima dan menyetujui Ranwal RPJMD Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan tahun 2021-2026 untuk dibahas pada tahapan selanjutnya.

Turut hadir bersama Bupati, Sekretaris Daerah Marzanzius A Ohy, para Asisten, Kepala PD, Camat dan Sangadi (Kepala Desa) serta ASN.

Untuk diketahui kegiatan ini juga tetap mengedepankan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.(nd)

 

Komentar Facebook